5 Tips Mudah Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi

Rumah Selalu Bersih dan Rapi

Tips Sederhana Agar Rumah Selalu Rapi dan Bersih – Setelah seharian kerja lembur di kantor atau mengerjakan tugas kampus yang menguras baik itu fisik atau otak pasti saat sampai di rumah bawaannya ingin langsung istirahat. Tapi engga jarang, saat membuka pintu bukannya bisa istirahat justru kepala makin pusing karena rumah masih berantakan.

Niat mau bersantai di ruang keluarga batal karena meja masih penuh dengan sampah camilan, mau langsung tidur tapi tumpukan baju masih berserakan di kasur. Hal ini mengingatkan kita bahwa menjaga kebersihan rumah memang bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah Selalu Bersih dan Rapi

Nah, kunci memiliki rumah rapi dan bersih ini dimulai dari kebiasaan yang bersih. Sebagai penghuni rumah tentunya kita tidak perlu menunggu sampai rumah berantakan baru mulai merapikan karena rumah bersih adalah usaha yang dilakukan terus menerus oleh seluruh penghuni rumah.

Membereskan rumah yang sering dianggap membosankan ini membuat kita suka menundanya karena lebih banyak aktivitas seru daripada nyapu kamar padahal sebenarnya membersihkan rumah ini justru bisa mengurangi rasa stress kita.

Sebenarnya tanpa disadari, memiliki lingkungan yang bersih juga turut mengurangi perasaan bersalah kita menunda mengerjakan pekerjaan rumah, hal ini pun membantu kita lebih produktif dan fokus dengan kegiatan kita yang lain.

Tips Sederhana Agar Rumah Selalu Rapi dan Bersih

Berikut ini adalah beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan anggota keluarga di rumah untuk menjaga kebersihkan rumah. Dengan tips mudah ini kita akan punya sistem simpel yang dijamin akan membuat rumah selalu rapi dan bikin kamu nyaman bekerja atau pun bersantai di rumah.

1. Membuat jadwal membersihkan rumah

Membuat jadwal membersihkan membantu kita membangun kebiasaan yang sehat bagi para penghuni rumah dalam disiplin merawat rumah. Memiliki jadwal perhari atau bahkan perjam bisa membuat kegiatan membersihkan rumah terasa lebih efektif dan hemat tenaga karena dengan jadwal otomatis kita mencicil tugas beres-beres yang terasa menggunung.

Melalui jadwal yang efisien maka kita bisa memiliki waktu istirahat lebih banyak. Langkah awal bisa dimulai dari membuat jadwal berdasarkan tempat atau jenis aktivitas.

Misal hari Senin sebagai hari membersihkan kamar mandi, Selasa hari mengepel dan menyapu, Rabu hari membersihkan dapur, dan seterusnya. Kebiasan setiap hari seperti mencuci piring dan merapikan kasur tentunya tetap dimasukan dalam jadwal sebagai pengingat kita.

Dengan rutinitas teratur maka jadwal ini akan menjadi sesuatu yang melekat pada diri kita dan menjadi kebiasaan sehat. Pernah dengar kebiasaan akan terbangun secara sendirinya ketika kamu melakukannya dalam 40 hari? Yuk coba!

2. Memastikan sebelum tidur semua rapi

Bangun di pagi hari dengan melihat kondisi rumah yang rapi dan bersih dapat memberikan energi positif dan semangat dalam menjalani hari baru. Rumah yang bersih sejak memulai hari akan membangun suasana yang lebih rileks karena tidak adanya pekerjaan tambahan di pagi hari.

Hal sederhana seperti piring gelas bersih yang siap dipakai tentu akan membuat kita merasa lebih nyaman dibanding harus memulai pagi dengan kegiatan mencuci piring.

Pastinya pagimu akan terasa damai ketika bangun dan melihat dapur yang sudah bersih, kamu bisa langsung menyeduh teh atau kopi dan siap memulai hari.

Demi memiliki pagi nyaman maka di sore atau malam harinya harus kamu manfaatkan sebagai waktu bersih-bersih. Merapikan rumah di malam hari ini terdengar lebih capek apalagi kalau seharian sudah beraktivitas dan membuat tubuh menuntut ingin istirahat, tapi percaya deh setidaknya sisakan 10 menit untuk memastikan semua barang sudah kembali pada tempatnya masing-masing.

Sebelum berada di atas kasur cek lagi apakah meja kerjamu sudah rapi, buku-buku sudah kembali pada rak dan baju kotor tidak lagi berserakan.

Kalau kebiasaan ini sudah berjalan maka pagimu akan terasa lebih berkualitas, suasana hatimu akan baik melakukan apapun jadi menyenangkan ketika rumah bersih dan rapi.

3. Membuang barang yang tidak diperlukan secara berkala

Membersihkan rumah termasuk kegiatan yang melelahkan apalagi jika kita harus membersihkan barang-barang yang tidak kita sukai, acara bersih-bersih pun terasa lebih menjemukan.

Dengan membuang barang-barang yang tidak lagi berfungsi untuk kita maka semakin sedikit barang yang perlu kita rapikan sehingga membereskan rumah pun menjadi lebih mudah.

Adapun dalam proses decluttering kita bisa menerapkan klasifikasi agar kerja lebih efisien, mulai dari makanan, baju, barang elektronik, buku juga skin care yang barangkali sudah kadaluarsa.

Seketika rumahmu akan terasa lebih lega dan sebagai penghuni rumah kita akan lebih menghargai barang-barang yang kita gunakan.

Jika kamu kebingungan harus memulai dari mana ada baiknya kamu memulai dari area yang terasa paling mengganggu keseharianmu, misal lemari bajumu yang setiap pagi selalu bikin pusing karena terlalu penuh atau mungkin kabinet dapur yang sudah jadi rumah kecoa.

Decluttering ini adalah kegiatan bersih-bersih yang butuh proses, nikmati prosesnya dan atur jadwal yang sesuai dengan kemampuanmu, kamu tidak perlu memaksakan diri menghabiskan waktu sejam untuk membongkar gudang karena bahkan 15 menit perhari cukup selama rutinitas ini dilakukan secara konsisten.

4. Memiliki wadah sementara

Mengembalikan barang ke tempat semula kadang memakan banyak waktu apalagi  saat situasinya membuat kita mesti menaiki atau menuruni lantai demi mengembalikan satu-dua barang pada tempatnya.

Misal, akibat malas ke lantai atas kamu jadi menunda mengembalikan banyak barang sehingga tanpa sadar di sore hari rumah sudah berantakan.

Handuk yang semestinya di kamar masih juga berserakan di sofa ruang tamu,  buku dan alat tulis yang harusnya di meja belajar justru ada di meja makan, alhasil mencari barang jadi susah rumah pun ikut berantakan. Oleh karenanya menyiapkan keranjang yang difungsikan sebagai penyimpanan sementara bisa menjadi solusi ketika kamu menunda mengembalikan barang.

Dengan adanya wadah ini maka barang-barang tidak akan berserakan karena mereka semua sudah memiliki rumah sementara. Prinsip ini sama seperti di perpustakaan saat kita meminjam buku kadang disediakan keranjang sementara, para pengunjung yang lupa di mana tempat mengambil bukunya bisa meletakkan buku di keranjang tersebut, alhasil petugas perpustakaan pun tidak perlu dipusingkan oleh buku yang salah tempat.

Sebaiknya wadah ini kamu letakkan di tempat dekat tangga atau area yang sering kamu lalui, dengan begitu kamu akan selalu ingat untuk mengembalikan isinya.

5. Fokus pada hal kecil

Kunci utama dari menjaga kebersihan rumah adalah kedisiplinan. Hal ini dimulai dari kebiasaan pemilik rumah menjaga rumah mulai dari hal-hal kecil, jangan pernah menunda kegiatan bersih-bersih yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari dua menit.

Menunggu rumah berantakan baru mulai dirapikan cukup menghabiskan energi padahal sebenarnya kita punya pilihan untuk membersihkannya dari awal.

Fokus pada hal-hal kecil dan sederhana seperti merapikan buku yang berserakan, jemuran yang perlu dilipat, mainan yang perlu disusun, dan piring-piring kotor yang masih menumpuk di meja makan.

Hal paling sederhana adalah dengan memastikan kasur rapi setelah kamu bangun tidur. Dengan menentukan prioritas yang tepat makan kesan rumah bersih selalu terjaga setiap saat karena rumah bersih serta sehat adalah cerminan sikap disiplin pemilik rumah.